Senin, 27 April 2009

susah bener jadi orang benar...

Siapa bilang jadi orang benar itu gampang???
Saat itu saya menjabat sebagai salah satu pengumpul dan pemegang uang dari kepengurusan di sebuah organisasi. Nantinya itu harus dikelola dalam bentuk ‘nyata yang bergerak’.

Setelah beberapa lama mulai ada angin-angin tidak segar , yang menginginkan saya harus menyerahkan semua uang yang saya pegang pada pelaksana proyek.

Bingung…karena setahu saya selama kerja dengan Om Wangke (Thanks Om Jhon)bukannya pelaksana itu nanti membuat rincian belanja trus saya kasih uang dan nanti pertanggung jawabannya melalui nota-nota. Mau ditambahin atau direkayasa sabodo teuing!It’s not my bussines.

Anehnya mereka menginginkan saya mundur dari kedudukan saya sebagai bendahara (dari cerita teman yang saya dengar).

Akhirnya kita duduk bersama untuk membahas desas-desus itu.Dan arah pembicaraan semakin jelas. Ternyata sekarang ada yang mau mencoba menjadi ular berbisa dengan terang-terangan (aw…takuut).

Ternyata mereka itu meminta jatah.
Selama ini mereka menunggu agar saya datang dan berembuk gimana caranya berbagi ‘persenan’ tetapi mereka salah. sekalipun saya tidak pernah membahas itu.
Hati kecilku merintih, mereka tega sekali meminta jatah yang jelas-jelasnya bukan haknya.

Desakan makin gencar…akhirnya saya menyerah. Menyerah bukan untuk ikut ‘bermain’ dalam gepokan dana itu.

Saya putuskan ‘cuci tangan’ dan tidak mau terlibat
‘Kita akan menanggung hasil dari akibat setiap perbuatan kita’, bukan?

Tetapi rayuan dan ajakan mereka semakin menggiurkan…………
Batin bergejolak, berperang untuk bertahan.

TIDAAKKK!!! Untuk menyikapi semua itu aku pura-pura tolol..tertawa garing mendengar tawaran mereka, sementara hati ingin memaki.

Hari itu menjadi hari yang melelahkan bagiku.
Tidak habis pikir,

Jadi siapa bilang jadi orang benar itu gampang???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar